Jaringan Santri Nusantara Adakan Diskusi dan Deklarasi Dukung Kepemimpinan Nasional

30

Tasikmalaya, (JMedia),- Meneladani pemimpin yang amanah sudah menjadi sebuah keharusan bagi santri, pelajar, dan semua masyarakat. Untuk itu sebagai seorang pelajar, santri harus memahami bagaimana tuntunan agama, tuntunan syariah, yg diberikan allah swt melalui al quran dan hadits untuk menyikapinya, hal tersebut disampaikan oleh Ketua GP Anshor Tasikmalaya Ajengan Agus Randani dalam acara diskusi di Pondok Pesantren Al Huda Sariwangi Tasikmalaya (28/5).

Kegiatan yang diselenggarakan oleh
Jaringan Santri Nusantara Diskusi dan Deklarasi Kyai dan Santri Dukung Kepemimpinan Nasional dihadiri sejumlah tokoh dan pemuka agama Tasikmalaya diantaranya Ketua Gerakan Pemuda Anshor Tasikmalaya Ajengan Agus Ramdhani Ketua Program studi Ponpes Al Huda Agus Shohibul Wafa, Pengasuh Yayasan Pendidikan Al Muqorrobin Ustad Dr. Haris, Pembina siswa Yayasan Al Huda Ustad Afif Syaifullah.

Dalam paparannya Ketua Gerakan Pemuda Anshor Tasikmalaya Ajengan Agus Ramdhani menyampaikan bahwa saat ini kita merasa tidak nyaman dengan banyaknya ujaran kebencian , dan begitu banyaknya informasi informasi yg tidak benar yg berisi kebohongan mendiskreditkan salah satu pihak, beredar melalui media sosial.

Lebih lanjut ia menyatakan ulama sudah tegas bahwa Pancasila tidak bertentangan dengan agama. Kita ini kaum muslimin yg berada di NKRI yg punya tanggungjawab secara agama, secara aqidah dan tanggungjawab kpd allah dalam menerapkan nilai nilai kebangsaan. Untuk menjadi pemimpin yg baik haruslah memiliki ilmu atas apa yg akan dipimpin

Sedangkan Pengarah Program studi kepmudaan Ponpes Al Huda Agus Shohibul Wafa menyampaikan siapa bilang pemimpin saat ini Jokowi anti Islam? Buktinya sejak jaman Soekarno, sampai dengan SBY tidak ada hari santri. Baru presiden Jokowi yg berani menetapkan hari santri yg bertepatan dengan tanggal 22 Oktober.

Lebih lanjutkan Agus menjelaskan Jokowi juga berani membubarkan HTI yg sangat radikal karena ajarannya sangat membahayakan negara. Jokowi memberikan harapan yg baik bagi santri, untuk kita sepakat bahwa mendukung kepemimpinannya untuk periode 2019. ***Andi Supriadi***