CIPTAGELAR. KEARIFAN LOKAL YANG MENDUNIA

0
406

Jampangmédia.com, Ciptagelar. Nyoréang alam katukang, nyawang mangsa nu bakal datang. Demikian sebuah pedoman yang terpampang pada salah satu bangunan yang dikenal dengan balé sosial atau balé sawala. Acara tahunan yang diselenggarakan panitia sérén taun yang ke 648 di kasepuhan Ciptagelar kecamatan cisolok kabupaten Sukabumi ini terasa begitu khidmat. Berbagai acara ditampilkan. Mulai Dari Jipeng, gondang, wayang golék Dan lain-lain. Mencuri banyak perhatian para tamu yang sengaja datang Dari berbagai pelosok. Termasuk salah seorang tamu yang ditemui oleh jampang media disela waktu istirahatnya. Jabo Widianto (39) asal Tasikmalaya mengungkapkan ketakjubannya pada helaran sérén taun Kali ini. Kedatangan yang kedua kalinya ini merupakan Berkah tersendiri baginya. Berangkat dari Bagbagan Pelabuhan Ratu, setelah panjangnya perjalanan dari Tasikmalaya tidak membuat aka Abo ( panggilan akrabnya – red) merasa lelah. Padahal medan tempuh untuk menuju kampung adat Ciptagelar yang berada di pegunungan Halimun cukup membuat ciut nyali. Jalanan yang sangat licin setelah guyuran hujan, serta tanjakan dan hutan sepanjang jalan, Malah membuat aka Jabo semakin geugeut ( takjub – red ) suasana alam yang masih terawat begitu tentram. Ungkapnya

img_20160920_201818

Aka Jabo juga menuturkan bahwa tradisi seperti in patut di lestarikan. Di mana Manusia dan alam saling membutuhkan. Alam semestinya diraksa dan dijaga agar Kita bisa mengambil segala bentuk manfaatnya.

Peliharalah alam agar Tuhan melimpah curahkan segala bentuk rahmatnya melalui alam. Demikian aka Jabo menuturkan segala apa yang menjadi tafsir dalam benaknya.
jmedia juga berhasil mengabadikan beberapa momen penting pada helaran seren taun kali ini.

img_20160920_180257

img_20160920_201708